Manasik Haji: Rangkaian Ibadah Fisik Ritual Spiritual

KbihuAlmanar. Manasik Haji memiliki rangkaian kegiatan yang membutuhkan fisik selain kekuatan spiritual yang mendukungnya.

Jika shalat berdiri di satu tempat dengan berbagai gerakan. Kalo haji bergerak bebas tapi berpindah dari satu tempat ke tempat lain.


Posisi Gerakan Manasik Haji pada Ibadah lain

Pembahasan awal dari manasik haji tentang posisi gerakan manasik haji.

juga membahas perspektif ulama tentang gerakan haji dan umroh


Rukun dalam Gerakan Manasik Haji

Rukun haji memiliki konsekuensi berat bagi jamaah yang meninggalkannya atau tidak melaksanakannya

KBIHU Al Manar sangat fokus terhadap rukun haji. Dengan kegiatan pembimbing ingin memastikan rukun haji dapat jamaah kuasai.

Posisi rukun haji menjadi standar minimal pelaksanaan ibadah haji. Dimana jamaah yang tidak mencapai tersebut maka dikatakan gagal dan harus diulang.

1. Ihram

Niat memulai ibadah haji dengan memakai pakaian ihram dan menjauhi larangan ihram

2. Wukuf di Arafah

Berdiam di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.

3. Tawaf ifadah dan Sa’i

Mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.

4. Sa’i

Berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

5. Tahallul

Mencukur atau menggunting rambut sebagai tanda keluar dari status ihram.

6. Tertib

Melaksanakan rukun-rukun tersebut sesuai dengan urutan.


Wajib Haji Dan Tantangan Dam

Wajib haji masuk kategori sedang. Karena resikonya tidak terlalu berat.

Wajib haji adalah kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan, tetapi jika ditinggalkan, haji tetap sah namun harus membayar dam.

1. Mabit di Muzdalifah dan Mina

Menginap di Muzdalifah dan Mina sesuai dengan ketentuan haji.

2. Lempar Jumrah

Melempar batu ke tiga tiang jumrah di Mina pada hari-hari tasyrik.

3. Tawaf Wada’

Tawaf perpisahan sebagai salam terakhir sebelum meninggalkan Mekkah (bagi yang tidak sedang dalam kondisi ihram saat tiba di rumah).


Sunah Haji

Sunah haji merupakan kegiatan ibadah haji yang ringan. Setiap jamaah haji bisa memaksimalkan untuk melaksanakannya.

Karena sunah ini lah yang menjadi pembeda antara jamaah haji yang satu dengan yang lain


Hikmah Gerakan Manasik Haji Pendekatan 4AL

Ibadah haji tidak sekedar gerakan badan dari satu tempat ke tempat lain. Sebenarnya, gerakan manasik memberikan pelajaran penting.

1. Mengelilingi Ka’bah

Thawaf adalah gerakan mengintari Ka’bah dari sudut Hajar Aswad sampai kembali ke Hajar Aswad.

2. Bolak Balik Shafa Marwa

Bukit Shafa dan Marwa berjarak yang membutuhkan fisik.

3. Berlari kecil antar Pilar Hijau

Bagi jamaah haji laki-laki dianjurkan berlari kecil antara pilar hijau

3. Berdiam diri di Arafah

Arafah menjadi tempat yang padat di saat semua jamaah haji seluruh Indonesia wajib wukuf di Padang Arafah di waktu bersamaan, tidak boleh ada yang telat atau pulang duluan.

Wukuf Mengajarkan Disiplin Waktu antara Datang dan Pulang

4. Bermalam di Muzdalifah

Bermalam di Muzdalifah menjadi pengalaman sebagian jamaah untuk tidur beralaskan tanah beratapkan langit.

5. Menginap di Mina

Mina menjadi tempat berkumpul semua bangsa SE dunia untuk bisa berinteraksi dan komunikasi

6. Melempar di Jamarat

Selama 2 atau 3 hari tinggal di Mina, jamaah haji melakukan kegiatan melempar jumroh di Jamarat.


Untuk mengetahui lebih dalam gerakan manasik haji, silahkan buka artikel: Materi Manasik Haji –>>


Baca juga: 4Al (Ritual, Intelektual, Spiritual dan Sosial)–>>


Scroll to Top