Penetapan 13 Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahun 2025 M atau 1446 H

KBIHU Al Manar. Kementerian Agama melalui keputusan Menteri Agama No. 130 Tahun 2025 menetapkan 13 Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahun 2025 M atau 1446 H.

Embarkasi adalah bandar udara tempat keberangkatan calon jemaah haji langsung ke Arab Saudi. SedangkanDebarkasi haji merujuk kepada bandar udara di mana jemaah haji kembali ke negara asal mereka langsung dari Arab Saudi setelah menyelesaikan ibadah haji

Baca: KMA No. 130 Tahun 2025 Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahun 2025 M / 1446 H

Penetapan 13 Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahun 2025 M atau 1446 H

13 Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahu 2025 M atau 1446 H sebagai berikut

  1. BTJ : Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh (BTJ) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah Provinsi Aceh;
  2. KNO : Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara;
  3. BTH : Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam (BTH) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Riau,
    • Provinsi Kepulauan Riau,
    • Provinsi Kalimantan Barat, dan
    • Provinsi Jambi;
  4. PDG : Bandar Udara Internasional Minangkabau (PDG) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Sumatera Barat dan
    • Provinsi Bengkulu;
  5. PLM : Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (PLM) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Sumatera Selatan dan
    • Provinsi Bangka Belitung;
  6. CKG : Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta (CGK) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta,
    • Provinsi Banten,
    • Provinsi Lampung, dan
    • sebagian Provinsi Jawa Barat yaitu
      • Kota Bandung,
      • Kota Bogor,
      • Kota Sukabumi,
      • Kota Bekasi,
      • Kota Depok,
      • Kota Tasikmalaya,
      • Kota Cimahi,
      • Kota Banjar,
      • Kabupaten Bogor,
      • Kabupaten Sukabumi,
      • Kabupaten Cianjur,
      • Kabupaten Bekasi,
      • Kabupaten Karawang,
      • Kabupaten Garut,
      • Kabupaten Tasikmalaya,
      • Kabupaten Ciamis,
      • Kabupaten Bandung Barat, dan
      • Kabupaten Pangandaran;
  7. SOC : Bandar Udara Adisumarmo Solo (SOC) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Jawa Tengah dan
    • Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta;
  8. SUB : Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya (SUB) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Jawa Timur,
    • Provinsi Bali, dan
    • Provinsi Nusa Tenggara Timur;
  9. BPN : Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan (BPN) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Kalimantan Timur,
    • Kalimantan Utara,
    • Provinsi Sulawesi Tengah, dan
    • Provinsi Sulawesi Utara;
  10. BDJ : Bandar Udara Syamsuddin Noor Banjarmasin (BDJ) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Kalimantan Selatan dan
    • Provinsi Kalimantan Tengah;
  11. UPG : Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makasar (UPG) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah
    • Provinsi Sulawesi Selatan,
    • Provinsi Sulawesi Barat,
    • Provinsi Sulawesi Tenggara,
    • Provinsi Gorontalo,
    • Provinsi Maluku,
    • Provinsi Maluku Utara,
    • Provinsi Papua, dan
    • Provinsi Papua Barat;
  12. LOP : Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok (LOP) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat; dan
  13. KJT : Bandar Udara Internasional Kertajati (KJT) sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk sebagian Provinsi Jawa Barat yaitu berasal dari
    • Kota Cirebon,
    • Kabupaten Subang,
    • Kabupaten Purwakarta,
    • Kabupaten Bandung,
    • Kabupaten Sumedang,
    • Kabupaten Cirebon,
    • Kabupaten Kuningan,
    • Kabupaten Indramayu, dan
    • Kabupaten Majalengka.

    Scroll to Top