Mengetahui Syarat Wajib Melaksanakan Ibadah Haji

KBIHU Al Manar. Syarat Wajib Haji perlu mendapatkan perhatian dari umat Islam. Kapan wajib dan kapan tidak.

Haji adalah berkunjung ke Baitullah (Ka’bah) untuk melakukan amalan-amalan, antara lain: wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, thawaf di Ka’bah, sa’i, dan amalan lainnya pada masa tertentu demi memenuhi panggilan Allah SWT dan mengharapkan ridla-Nya semata.

Syarat Wajib Melaksanakan Ibadah Haji

Hukum Haji Ibadah haji adalah wajib bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat.

Ibadah haji diwajibkan hanya sekali seumur hidup. Hukum haji kedua dan seterusnya adalah sunat.

Tapi, bagi mereka yang bernazar haji, hukum haji itu menjadi wajib akibat nazar.

Adapun Syarat haji adalah:

1. Islam

2. Baligh (dewasa)

3. Aqil (berakal sehat)

4. Merdeka (bukan hamba sahaya)

5. Istita’ah (mampu)

Istita’ah berarti seseorang mampu melaksanakan ibadah haji ditinjau dari segi:

  • Jasmani:Sehat, kuat, dan sanggup secara fisik melaksanakan ibadah haji.
  • Rohani: Mengetahui dan memahami manasik haji.Berakal sehat dan memiliki kesiapan mental untuk melaksanakan ibadah haji dengan perjalanan yang jauh.
  • Ekonomi: Mampu membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang ditentukan oleh pemerintah dan berasal dari usaha/ harta yang halal.Biaya haji yang dibayarkan bukan berasal dari satu-satunya sumber kehidupan yang apabila sumber kehidupan itu dijual terjadi kemudlaratan bagi diri dan keluarganya.Memiliki biaya hidup bagi keluarga yang ditinggalkan.
  • Keamanan: Aman dalam perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji.Aman bagi keluarga dan harta benda serta tugas dan tanggung jawab yang ditinggalkan.Tidak terhalang, misalnya mendapat kesempatan atau izin perjalanan haji termasuk mendapatkan kuota tahun berjalan, atau tidak mengalami pencekalan.

Scroll to Top