#10. Silaturahmi Jamaah Haji: Mabrur Sosial dalam Tindakan

KBIHU Al Manar. Silaturahmi Jamaah Haji sebagai bentuk Mabrur Sosial dalam Tindakan merupakan aksi nyata kesepuluh. Aksi Nyata untuk menjaga kemabruran haji Jamaah.

Silaturahmi antar Jamaah Haji, Mabrur Sosial dalam Tindakan

Silaturahmi menghapus jarak, memperkuat ukhuwah. Haji mabrur bukan hanya pribadi, tapi sosial.

Ibadah haji adalah momentum puncak ukhuwah Islamiyah.

Jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul, bersatu dalam pakaian ihram yang sama, melafalkan talbiyah yang sama, menuju tujuan yang sama: menggapai ridha Allah.

Namun setelah kembali ke tanah air, semangat kebersamaan itu tidak boleh padam.

Silaturahmi adalah wujud sosial dari kemabruran haji. Ia menjembatani hati, memperpanjang usia kebaikan, dan mengalirkan keberkahan dari satu rumah ke rumah lainnya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah SWT juga memuji orang-orang yang menjaga silaturahmi dalam firman-Nya:

وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ

“Dan orang-orang yang menghubungkan apa yang Allah perintahkan agar dihubungkan dan mereka takut kepada Tuhan mereka” (QS. Ar-Ra’d: 21)

Silaturahmi tidak sebatas kepada keluarga, tapi juga antar sesama muslim, terutama saudara seperjalanan spiritual dalam haji.

Inilah mabrur sosial, kemabruran yang berdampak pada relasi dan komunitas.

Aksi Nyata

Tujuan Aksi ini adalah Menumbuhkan semangat persaudaraan antar jamaah haji, mempererat ikatan spiritual, sosial, dan emosional antar sesama alumni haji.

Aksi Nyata secara detail yaitu

  • Melaksanakan kunjungan silaturahmi antar jamaah haji
  • Mengadakan makan bersama dan doa syukuran pasca haji secara bergilir di rumah jamaah.
  • Membentuk forum komunikasi alumni haji untuk saling berbagi info, program sosial, dan kegiatan dakwah.
  • Menyusun grup WhatsApp atau forum daring untuk saling menyapa, mendoakan, dan menguatkan satu sama lain.

Adapun Motivasi Aksi Selanjutnya yaitu Kemabruran sejati bukan hanya terlihat dalam kesalehan pribadi, tetapi juga dalam kemauan menjalin dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa silaturahmi adalah tanda iman dan penyempurna ibadah.

“Tidak masuk surga orang yang memutus silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mari jadikan silaturahmi sebagai tradisi pasca haji, bukan hanya sekadar reuni, tetapi sebagai forum kasih sayang, saling menasihati dalam kebaikan, dan memperluas dampak keberkahan dari ibadah haji.

Karena haji mabrur adalah haji yang jejaknya dirasakan bukan hanya oleh diri sendiri, tapi oleh banyak hati.

#Sosial #Spiritual


Lainnya

Pusat Pengembangan Madrasah dan Sekolah Islam

Scroll to Top