KBIHU Al Manar. Tema aksi ke-13 yaitu Berkasih Sayang Sesama Jamaah. Aksi nyata di Mekkah untuk menjaga kemabruran haji.
Tujuan aksi ini adalah Menumbuhkan akhlak ukhuwah selama berhaji.
Berkasih Sayang Sesama Jamaah
Ibadah haji adalah ajang penyatuan umat dalam skala terbesar.
Di tengah keragaman wajah, warna kulit, bahasa, dan budaya, Allah menguji bukan siapa yang paling kuat atau cepat, tetapi siapa yang paling sabar, lembut, dan penuh kasih.
Ketika panas menyengat dan antrean mengular, saat itulah sifat penyayang menjadi cahaya.
Ketika ada yang lemah, sakit, atau tertinggal, maka tangan yang terulur menjadi wujud kemabruran yang sejati.
Allah berfirman:
إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. Maka damaikanlah antara kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat: 10)
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ لَا يَرْحَمُ النَّاسَ
“Tidak akan masuk surga orang yang tidak penyayang kepada sesama manusia.”*(HR. Bukhari)
Ali bin Abi Thalib RA berkata:
أَضْعَفُ النَّاسِ مَنْ عَجَزَ عَنْ اكْتِسَابِ الْإِخْوَانِ، وَأَعْجَزُ مِنْهُ مَنْ ضَيَّعَ مَنْ ظَفِرَ بِهِمْ
“Orang yang paling lemah adalah yang tidak bisa mencari teman, dan yang lebih lemah lagi adalah yang menyia-nyiakan teman yang sudah dimiliki.”
Aksi Nyata
Tujuan Aksi ini adalah Menanamkan nilai kasih sayang sebagai budaya ibadah dalam interaksi harian, agar haji bukan sekadar fisik dan ritual, tetapi pemurnian hati dan relasi sosial.
Aksi Nyata secara detail
- 1. Biasakan jamaah mengucapkan “maaf, tolong, dan terima kasih” kepada sesama.
- 2. Adakan kegiatan tukar hadiah kecil atau kirim surat motivasi antar kamar.
- 3. Beri ruang untuk latihan empati, seperti membantu jamaah lansia atau sakit (bantu memakai sandal, mengganti popok, pijat ringan, dsb).
- 5. Bantu mengatur antrean dan tempat duduk bagi yang lemah, bukan hanya untuk teman satu rombongan, tapi juga dari negara lain.
Adapun Motivasi Aksi Lanjutan Sepulang Haji untuk Menjaga Kemabruran yaitu Kemabruran itu terlihat bukan di Arafah, tapi setelah pulang ke rumah.
- Bawalah kembali budaya kasih sayang ini ke dalam keluarga dan masyarakat.
- Jadilah yang pertama meminta maaf dan memaafkan.
- Biasakan anak-anak dan pasangan mengucap tiga kata ajaib: tolong, maaf, terima kasih.
- Seringlah memberi hadiah kecil atau surat cinta motivasi pada pasangan dan sahabat.
- Rawat hubungan sosial di lingkungan dengan senyum, sapa, dan silaturahmi.
Imam Ibnul Qayyim berkata:
الدِّينُ كُلُّهُ خُلُقٌ، فَمَنْ زَادَ عَلَيْكَ فِي الْخُلُقِ، زَادَ عَلَيْكَ فِي الدِّينِ
“Agama itu adalah akhlak. Siapa yang lebih baik akhlaknya darimu, maka dia lebih baik agamanya.”
Karena sejatinya, haji yang mabrur adalah yang mengubah kita menjadi manusia yang lebih peduli, lebih sabar, dan lebih penyayang.
20 Aksi Nyata Menjaga Kemabruran Haji
Aksi Nyata Lainnya
- #1. Mensyukuri Nikmat Haji: Menjaga Niat dan Hati
- #10. Silaturahmi Jamaah Haji: Mabrur Sosial dalam Tindakan
- #11. Langkah Para Ulama: Kajian Sejarah Islam
- #12. Infak Subuh: Tradisi Kecil, Pahala Besar
- #13. Berkasih Sayang Sesama Jamaah
- #14. Janji Haji: Komitmen Perubahan Diri dan Sosial
Berita Terbaru
- Perjalanan Umroh KBIHU Al Manar September 2026
- Pelatihan Manasik Umroh KBIHU Al Manar di Hotel Katulistiwa Jatinangor

- Integrasi Digital Haji Indonesia–Arab Saudi
- Standar Dapur Haji di Makkah Dijaga Ketat demi Kenyamanan Jemaah
- Diklat PPIH Semi Militer Dinilai Humanis, Wamenhaj Tekankan Kekompakan dan Haji Ramah Perempuan
- Pembekalan fisik dan mental jadi kunci, Petugas haji diminta siap hadapi dinamika layanan jemaah haji

