KBIHU Al Manar. Keputusan kedua selain tarwiyah yaitu shalat magrib dan Isya di Muzdalifah dan Mabit sampai Shubuh di Muzdalifah.
Hal ini untuk memiliki waktu cukup bagi jamaah haji mencari tendanya di Mina.
Tanpa Mabit di Muzdalifah sampai Shubuh
Setelah berakhir wukuf di Arafah, setiap jamaah bersiap untuk berangkat ke Muzdalifah.
Biasanya, Jamaah Haji Al Manar berselera berangkat ke Muzdalifah agar bisa shalat Magrib dan Isya di Muzdalifah dengan Jama’ Qasar Ta’khir.
Tahun 2025, Sistem kebijakan murur dan 8 syarikah yang baru membuat proses keberangkatan ke Muzdalifah tidak bisa ditebak.
Sebagian jamaah haji melaksanakan shalat Magrib dan Isya di Arafah dengan jama taqdim Qashar.
Informasi awal, jamaah lansia dan jamaah Risti akan diberangkatkan lebih dulu melalui kebijakan murur. Sehingga jamaah termasuk kategori tersebut sudah keluar dahulu dari tenda Arafah. Informasinya menggunakan bus berwarna orange.
Kenyataannya, Jamaah murur masih menunggu sampai jam 22.00 malam. Adapun jamaah haji yang akan Mabit di Muzdalifah berangkat lebih dulu walaupun keluar dari tenda belakangan.
Berdasarkan informasi, Jamaah Haji Al Manar terbagi menjadi dua kategori yaitu mabit di Muzdalifah dan murur Muzdalifah langsung ke tenda di Mina.
Sebagian jamaah haji masuk bis murur untuk mendampingi jamaah lansia dan risti.
Setelah sampai di Muzdalifah, jamaah haji Al Manar menunggu sampai datang bis yang akan mengantarkan ke tenda di Mina.
Lewat jam 12 malam, bis sudah siap dan jamaah sudah mengantri untuk naik bis.
Kondisi yang terjadi, terjadi kemacetan total sehingga sistem pengangkutan jamaah menjadi terhambat. Dan adanya keterlambatan jamaah sampai ke tenda di Mina
Sampai Shubuh belum tersedia bis, sehingga banyak jamaah yang mulai bergerak berjalan menuju tenda di Mina.
Proses Keberangkatan Jamaah Haji Al Manar
Jamaah Haji Al Manar berangkat dari Muzdalifah terbagi menjadi beberapa kelompok.
- Program Murur mulai dari Arafah dan hanya lewat di Muzdalifah serta tiba di tenda lebih awal
- Sebelum shubuh sudah naik Bis berangkat, tiba di Mina jam 08.an
- Sebelum shubuh naik bis terus melanjutkan jalan kaki tiba di Mina jam 09 an
- Jalan kaki dari Muzdalifah ke Mina setelah Shubuh lebih cepat, tiba jam 07
- Bis berangkat setelah shubuh terbagi dua kelompok yaitu jam 10 dan jam 11
Pelajaran Mabit di Muzdalifah 2025
Dari kondisi tersebut, Haji tahun 2025 memberikan cerita yang menarik dan pelajaran berharga.
- Proses pengangkutan jamaah haji mengalami kendala saat transportasi terjadi kemacetan. Sehingga waktu tempuh yang normal cukup 30 menit, bisa berubah menjadi 4 jam.
- Jamaah yang kuat bisa memanfaatkan waktu untuk istirahat sampai shubuh. Lalu shalat shubuh dan berdoa sebentar di Muzdalifah. Laku berjalan ke Mina dengan waktu tempuh 1 jam.
- Saat kondisi macet total, jamaah harus cepat memutuskan antara tetap di bus atau berjalan sebelum cuaca panas.
Pelaksanaan Ibadah Haji
- Perjalanan Umroh KBIHU Al Manar September 2026
- Ziarah Jamaah Haji Sekitar Masjid Nabawi

- City Tour Kota Madinah Jamaah Haji Al Manar 2025

- Jadwal Masuk Raudhah bagi Jamaah Haji Al Manar

- Hotel Jamaah Haji di Madinah dan Rute Ke Masjid Nabawi

- Ameer Mektan Hotel: Hotel Jamaah Haji Al Manar di Madinah

Catatan Cilik
- CALIK KBIHU Al Manar Rancaekek: Merenungi Perjalanan Suci, Satu Catatan Cilik Penuh Hikmah
- Bus Shalawat 19: Jalan Hati Jamaah Al Manar dari Hotel ke Masjidil Haram
- Kisah Inspiratif Jamaah Haji: Kemandirian dan Keberanian Bertanya
- Kisah Nyata di Mina: Dua Ibu, Satu Malam, dan Kuasa Allah yang Menyatukan






