KBIHU Al Manar. Rute 3 adalah berada di Pesawat Terbang dan Kegiatan Jamaah Haji saat di pesawat terbang
Setelah meninggalkan asrama haji Embarkasi, Jamaah haji berangkat menuju bandara. Lalu, apa kegiatan yang dilakukan oleh jamaah haji selama di pesawat
Kegiatan Jamaah Haji Saat Berada di Pesawat Terbang
Selama di dalam pesawat, jamaah haji hendaknya memperhatikan hal berikut
- Mematuhi petunjuk yang disampaikan awak kabin (pramugara/i) atau petugas kloter;
- Menyimpan tas tentengan di tempat yang telah disediakan di kabin;
- Menggunakan sabuk pengaman, duduk dengan tenang;
- Memperbanyak zikir dan doa serta membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk berserah diri dan tawakal kepada Allah;
- Memperhatikan tata cara menggunakan WC, berhati-hati dalam menggunakan air agar tidak tercecer di lantai WC pesawat karena ceceran air bisa membahayakan keselamatan penerbangan;
- Bersuci dengan cara tayamum
- Melaksanakan Shalat Jama’ dan Qasar.
- Menghubungi petugas kesehatan bila Jemaah haji sakit.
Larangan Saat di Pesawat Terbang
Selama dalam penerbangan, jamaah haji dilarang:
- Membuat kegaduhan,
- berjalan hilir mudik kecuali ada keperluan;
- Merokok dan
- mengaktifkan handphone;
- Berwudhu di toilet pesawat.
Tata Cara Menggunakan Fasilitas Pesawat
Jamaah haji dapat menggunakan fasilitas di pesawat terbang dengan memperhatikan hal-hal berikut
- Untuk menggunakan toilet pesawat, sebaiknya menunggu pesawat hingga mencapai ketinggian jelajah dan kondisi penerbangan stabil
- Hindari menggunakan toilet pesawat pada saat lepas landas atau mendarat. Hal ini untuk mengurangi resiko terjadi turbulensi saat menggunakan toilet
- Para awak kabin akan memberikan pengumuman dan memandu Anda menggunakan toilet
- Hindari menggunakan toilet pada saat makan. Sebaiknya tunggu sampai selesai makan agar tidak menggangu penumpang lain atau menyebabkan antrian panjang di toilet.
Etika Menggunakan Toilet Saat di Pesawat Terbang
- Melihat petunjuk bila hendak buang air kecil/besar, misalnya duduk di atas kloset, menggunakan tisu yang tersedia untuk menyucikan diri, membasahi tisu dengan air kran. Bila masih ragu jangan segan meminta tolong kepada awak kabin atau petugas kloter;
- Membersihkan kloset dengan menekan tombol yang bertuliskan FLUSH setelah selesai buang air kecil/ besar;
- Menjaga pakaian yang dikenakan tetap bersih dan suci selama buang air kecil/besar;
Kegiatan Jamaah yang dianjurkan saat di pesawat
Perjalanan dari Embarkasi ke Saudi Arabia memakai waktu kurang lebih 9 jam, Jamaah dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk
- Memperbanyak doa dan dzikir Banyak jemaah memanfaatkan waktu di pesawat untuk berdzikir, membaca Al-Qur’an, atau berdoa agar ibadah hajinya lancar dan mabrur.
- Mendengarkan ceramah atau tayangan religi. Beberapa maskapai menyediakan konten keagamaan yang bisa dimanfaatkan sebagai pengantar spiritual sebelum tiba di Tanah Suci.
- Mengisi buku catatan atau jurnal haji. Jemaah bisa menulis niat, harapan, dan pengalaman awal perjalanan untuk dikenang atau dijadikan refleksi pribadi.
- Istirahat yang cukup. Mengingat perjalanan yang panjang dan kegiatan padat sesampainya di Mekkah atau Madinah, istirahat di pesawat sangat dianjurkan.
Tata Cara Tayamum di pesawat
Tata Cara Tayamum di Pesawat Tayamum di pesawat dapat dilakukan dengan memilih salah satu cara sebagai berikut:
- Satu kali tepukan, yaitu menepukkan kedua telapak tangan ke dinding pesawat atau sandaran kursi, lalu kedua telapak tangan diusapkan ke muka langsung diusap ke kedua tangan mulai dari ujung jari sampai ke pergelangan tangan (punggung dan telapak tangan) secara merata, dan tidak terputus antara usapan muka dengan usapan kedua tangan.
- Dua kali tepukan, yaitu
- menepukkan kedua telapak tangan ke dinding pesawat atau sandaran kursi, lalu kedua telapak tangan disapukan ke muka
- kemudian tangan ditepukkan kembali ke tempat yang lain dari tepukan pertama lalu mengusapkan kedua telapak tangan kepada kedua tangan dari ujung jari sampai siku (luar dan dalam).
Tata Cara Shalat di pesawat
Jika hendak melakukan shalat di pesawat terbang, seorang jamaah haji hendaknya melakukan hal-hal berikut ini:
- Tetap duduk di kursi pesawat dengan posisi kaki menjulur ke lantai pesawat atau dengan melipat kedua kaki dalam posisi miring atau tawaruk (duduk tahiyat).
- Menjadikan arah terbang pesawat ke mana saja sebagai arah kiblat.
- Melaksanakan seluruh gerakan rukun shalat semampu dia lakukan dengan ima’ah (isyarat).
Tata Cara Berihram di pesawat
Tata-Cara Berihram di Pesawat
- Ketika pesawat mendekati Yalamlam/Qarnul Manazil lalu kru pesawat mengumumkan bahwa beberapa saat lagi pesawat akan melintas di atas Yalamlam/ Qarnul Manazil,
- Jemaah haji gelombang II yang mengambil miqat di pesawat dianjurkan:
- Membuka kaos kaki dan celana dalam dengan segera bagi jemaah laki-laki yang masih mengenakannya;
- Melaksanakan niat ihram haji/umrah dengan niat di dalam hati dan mengucapkan dengan lisan;
- Apabila jemaah belum niat ihram ketika pesawat melewati Yalamlam/Qarnul Manazil, maka ia melaksanakan niat ihram di Bandara KAIA Jeddah.
- Apabila jamaah melewati Bandara KIAA Jeddah dan belum niat ihram, jemaah dapat melaksanakan niat ihram sepanjang belum keluar dari daerah Jeddah (Mustafa az-Zarqa’, Fatawa Mustafa az-Zarqa’, hal. 188. Muhammad Syatha ad-Dimyathi, I’anah at-Thalibin, jilid 2, hlm. 303).
Sumber: Pusaka Kemenag
Materi Manasik
- Ka’bah Al-Musyarrafah
- Puncak ujian ketaatan Nabi Ibrahim عليه السلام
- Sejarah Ibadah Haji
- Kesehatan Haji: Syarat Wajib Haji
- Manasik Haji: Rangkaian Ibadah Fisik Ritual Spiritual
- Sejarah Islam: Tempat Bersejarah di Tanah Suci
Berita Terbaru
- Perjalanan Umroh KBIHU Al Manar September 2026
- Pelatihan Manasik Umroh KBIHU Al Manar di Hotel Katulistiwa Jatinangor
- Integrasi Digital Haji Indonesia–Arab Saudi
- Standar Dapur Haji di Makkah Dijaga Ketat demi Kenyamanan Jemaah
- Diklat PPIH Semi Militer Dinilai Humanis, Wamenhaj Tekankan Kekompakan dan Haji Ramah Perempuan
- Pembekalan fisik dan mental jadi kunci, Petugas haji diminta siap hadapi dinamika layanan jemaah haji
