KBIHU Al Manar. Jamaah Haji Al Manar akan tinggal selama 8 hari di hotel Ameer Mektan di Madinah.
Tinggal di Madinah merupakan rangkaian perjalanan ibadah haji Indonesia, tapi tidak terkait syah atau tidak nya ibadah haji.
Datang ke Madinah memiliki tujuan yang mulia yaitu berziarah ke makam Nabi Muhammad saw dan para sahabat.
Hotel Jamaah Haji di Madinah
Selasa, 2 Juli 2025 Pukul 21.57, Jamaah Haji Al Manar yang tergabung di kloter KJT 27 baru tiba di hotel Ameer Mektan. Di hotel tersebut jamaah haji akan tinggal selama 8 hari.
Setelah 8 hari, tanggal 10 Juli 2025 pukul 22.45, Jamaah Haji Al Manar akan terbang kembali ke Indonesia.
Untuk memaksimalkan kesempatan tinggal di Madinah, ada beberapa informasi yang perlu jamaah haji.
1. Hotel Ameer Mektan
Jamaah Haji Al Manar tinggal di Madinah tepatnya di Hotel Ameer Mektan terbagi di dua lantai
- Lantai 5 bagi jamaah rombongan 6 plus 1 kamar rombongan 7
- Lantai 6 bagi jamaah rombongan 7
Hotel Ameer Mektan berada di dekat Masjid Ali bin Abi Thalib, Masjid Gamamah, dan Masjid Abu Bakar.
Posisinya di sebelah kanan Makam Nabi Muhammad saw.
2. Pintu Gerbang 318
Dari Hotel di Madinah, Jamaah haji Al Manar masuk ke masjid Nabawi melalui pintu gerbang No. 318. Jaraknya sekitar 400 meter.
Sebelum pintu gerbang 318, jamaah melewati peraturan yang luas. Nampaknya seperti pelebaran masjid Nabawi yang baru.
Di tengah pelataran tersebut terdapat pembangunan taman Saqifah Bani Saidah. Tempat pertemuan tokoh ashar dan pengangkatan Abu Bakar menjadi Khalifah Rasulullah.
3. Pintu Masjid Nabawi
Setelah masuk gerbang No. 318, Jamaah Haji laki-laki Al Manar bisa masuk ke pintu Masjid Nabawi No. 7 atau No. 8. Sedangkan Ibu-ibu bisa masuk pintu 11 atau 12.
5. Gerbang No. 360
Selain shalat berjamaah di Masjid Nabawi, Jamaah Haji Al Manar berharap untuk shalat dan berdoa di Raudhah. Titik kumpul jamaah haji agar bisa masuk ke Raudhah di pintu gerbang 360.
Jamaah dapat masuk ke Raudhah dengan 2 kriteria
- Daftar mandiri di Aplikasi Nusuk
- Tasrih dari Syarikah per rombongan
Semoga waktu 8 hari di Madinah bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta memperkuat haji mabrur.
Berita Terbaru
- Integrasi Digital Haji Indonesia–Arab Saudi
- Standar Dapur Haji di Makkah Dijaga Ketat demi Kenyamanan Jemaah
- Diklat PPIH Semi Militer Dinilai Humanis, Wamenhaj Tekankan Kekompakan dan Haji Ramah Perempuan
- Pembekalan fisik dan mental jadi kunci, Petugas haji diminta siap hadapi dinamika layanan jemaah haji
- Petugas Haji Diminta Jaga Martabat Negara, Ini Pesan Tegas Direktur Bina PPIH
- KMHU No. 22 Tahun 2025 Pedoman Seleksi PPIH
Catatan Cilik
- CALIK KBIHU Al Manar Rancaekek: Merenungi Perjalanan Suci, Satu Catatan Cilik Penuh Hikmah

- Bus Shalawat 19: Jalan Hati Jamaah Al Manar dari Hotel ke Masjidil Haram

- Kisah Inspiratif Jamaah Haji: Kemandirian dan Keberanian Bertanya

- Kisah Nyata di Mina: Dua Ibu, Satu Malam, dan Kuasa Allah yang Menyatukan






